Jul 20, 2017
872

Sisa peradaban masa lalu di negeri atas awan, dikemas dalam kegiatan apik nan romantis sebagai pemikat hati para pejalan yang merindukan perpaduan keindahan alam, keunikan budaya, dan keramah tamahan manusianya. 

Jazz diatas awan, Tak berlebihan disebut jazz atas awan karena festival musik satu ini digelar di dataran tinggi terbesar ke-dua di dunia, di ketinggian 2093mdpl, lebih tinggi daripada awan cumulus. Dikenal juga dengan jazz kemul sarung karena digelar di tengah suhu tidak lebih hangat dari 4 derajat celcius, penikmatnya pun terpaksa berselimut sarung.