Nov 10, 2017
30753

Provinsi Gorontalo tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya saja, tapi juga seni dan budaya setempat.  Gorontalo yang masuk  dalam Provinsi Sulawesi Tengah ini  akan menghelat  Gorontalo Karnaval Karawo 2017 di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo pada 25 November 2017.

Seni dan kebudayaan Indonesia yang beragam tentu menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang. Mulai dari batik hingga tenun yang  namanya sudah melenggang ke kancah internasional. Gorontalo pun  tak ingin ketinggalan. Lihat saja salah satunya, sulam karawo khas Gorontalo yang mulai eksis  perlahan  diperkenalkan ke public.

Salah satu event tahunan yang di selenggarakan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah  ini mengusung tema “Karnaval Karawo 2017 Mendukung Pariwisata Mendunia”.  Kegiatan tahunan yang sudah kali ke-2 ini dipastikan siap menyapa wisatawan pertengahan November 2017 mendatang.

Even ini tak hanya untuk mempromosikan pariwisata hingga kebudayaan khas Gorontalo. Akan tetapi,  sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Hal tersebut juga dinyatakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Resma Kabakoran.

Foto : Youtube / Ist

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Resma Kabakoran, diceritakan dari DetikTravel, kegiatan pariwisata Gorontalo Karnaval Karawo 2017 merupakan salah satu upaya meningkatkan perekonomian perajin sulam karawo dan menarik perhatian wisatawan. Kemasannya diset berbeda dengan tahun sebelumnya.

Dengan adanya karnaval ini, lanjut resma, Provinsi Gorontalo semakin membidik kedatangan wisman sebanyak 30.000 turis atau empat kali lipat dibandingkan realisasi sepanjang 2016.

Pada pagelaran ini, wisatawan yang datang dapat melihat langsung hasil kain sulam. Pada tahun 2016 silam, kain sulam karawo juga eksis diperagakan model yang berlenggak-lenggok cantik. Belum lagi acara karnavalnya yang meriah. Tak heran ajang ini juga diminati wisatawan yang sedang berlibur di sana.

Foto : Youtube /Ist

Kain sulam Karawo memang namanya belum begitu terkenal. Namun, kain bersulam Karawo juga mencirikan kekayaan budaya Tanah Air. Kain sulam ini memiliki keistimewaan tersendiri dibuat dengan teknik menyulam yang dikerjakan dengan tangan oleh pengrajin. Proses pembuatannya memang tradisional dan tidak bisa digantikan dengan teknik modern.

Jadi, hasil sulamannya terbilang rapi dan khas buatan tangan. Motif yang ada pada kain sulam ini pun terbilang unik dan khas. Untuk menjadi kain saja, butuh waktu 5 bulan dan ada 5 tahapan proses untuk jadi kain berkualitas.

Kemudian dari irisan motif, benang dicabut dan dibentuk pola. Lalu pola diikat kembali guna mengikat motif dan jadilah kain. Proses terakhir, kain dibentuk pola lagi, dijahit untuk jadi pakaian jadi dan siap digunakan. Warna-warni kain sulam juga begitu cantik bisa dibuat pakaian sehari-hari hingga pesta. (MDEV / Foto : Dok. Youtube / Ist)