Nov 15, 2017
413

Wisata di Kota Semarang tak melulu soal Kota Tua atau kuliner loh. Ada juga hutan asri yang sejuk dan menawarkan tempat yang ciamik buat pecinta fotografi. Lokasinya di Hutan Wisata Tinjomoyo yang masuk Kelurahan Sukorejo, Kota Semarang

Hutan Tinjomoyo masih sangat alami. Bisa dirasakan udara sejuk yang memberikan suasana ketenangan bagi yang mendatanginya. Hutan yang dipenuhi dengan pohon-pohon besar dan rindang ini sangat cocok buat bagi kalian yang ngaku pecinta alam tapi gak bisa naik gunung.

Awalnya, Hutan Wisata Tinjomoyo ini adalah kebun binatang sejak tahun 1985 dengan aneka kolekasi satwa yang lengkap. Namun pada tahun 2006 terjadi banjir di Kali Garang hingga akhirnya memutuskan jembatan besar yang menjadi penghubung antara pintu masuk dengan kawasan Hutan. Nah karena hal tersebutlah akses ke lokasi kebun binatang menjadi terhambat. Karena Tanahnya mudah longsor, Pemkot Kota Semarang akhirnya memutuskan untuk memindahkan kebun binatang ke tempat yang baru di daerah Magelang.

Hutan ini dipenuhi banyak tumbuhan jati dan pinus. Tempatnya sangat nyaman bagi habitat burung. Saat berada di hutan ini kicauan burung-burung akan meyambut para pengunjung. Hutan Tinjomoyo ini buka mulai pukul 07.00-18.00 WIB.

Pohon-pohon yang besar dan rindang di hutan ini juga sangat cocok untuk anak muda yang honi pecinta alam, camping ground, combat game, flying fox, outing activity dan lain-lain. Hutan yang terletak di ketinggian 160-235 di atas permukaan laut ini, memang memiliki topografi berbukit dengan kemiringan lereng 15-45 derajat.

Hutan Tinjomoyo yang merupakan perpaduan antara bukit, sungai dan hutan yang didominasi vegetasi jati dan pinus. Tak salah kalau lokasi ini dijadikan hutan wisata alam. 

Nah Hutan Tinjomoyo ini juga sering digunakan untuk foto Prewed. Hal ini karena lokasinya memang sangat keren dan instagramable. Bahkan saat ini dengan mudah kita bisa menemukan banyak foto yang bagus-bagus yang diambil dari lokasi ini.

Salah satu lokasi favorit untuk mengabadikan momen spesial di sini adalah Jembatan Merah. Sesuai dengan namanya, Jembatan Merah adalah jembatan kayu dengan rangka besi yang dicat warna merah. Bentuknya yang unik dengan tiang pancang yang menjulang tinggi membuat jembatan ini menjadi salah satu tempat paling ngehits buat pengambilan foto. Tidak hanya untuk selfie, Jempatan Merah juga sering untuk pengambilan foto pre-wedding.

Selain jembatan, sungai yang berada di bawahnya juga sangat elok untuk pengambilan gambar. Hamparan sungai yang cukup luas, dengan aliran air kecil sehingga bebatuan tampak menonjol di berbagai sudut sungai menjadikan salah satu tempat favorit berswa foto.

Kerennya lagi, Kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo ini juga menjadi tempat persinggahan burung-burung antarbenua yang bermigrasi, khususnya dari Australia, selain burung-burung lokal yang selama ini berhabitat di wilayah itu. Makanya tak jarang hutan ini digunakan untuk pengamatan imigrasi aneka jenis burung, khususnya dari benua Australia. Untuk burung lokal, kepodang, kutilang, kacer, prenjak, dekukur, dan perkutut, bahkan elang Jawa juga berhabitan di hutan seluas 57 Hektare ini.

Nah karena dijadikan tempat migrasi burung antarbenua, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang berencana mengembangkan Hutan Wisata Tinjomoyo menjadi kawasan berkonsep ecopark. Dengan konsep ini diharapkan Hutan Wisata Tinjomoyo  mampu menjadi alternatif wisata baru.

Fenomena alam migrasi burung menjadi satu atraksi berdaya tarik tinggi yang bisa menyedot perhatian wisatawan atau peneliti. Makin ciamik yah?.

Makanya buat kalian yang hobi wisata alam, fotografi hingga selfi tak ada salahnya datang ke tempat ini. (L-Fau / Foto :Ied Sumunara, Flickr)