Nov 16, 2017
265

Berencana liburan ke Kepulauan Raja Ampat? Jangan lupa untuk nikmati berwisata di Pulau Misool. Pulau satu ini disebut-sebut masuk ke dalam nominasi pulau primadona di Kepulauan Raja Ampat, selain Pulau Wayag maupun Pulau Pianemo.

Dari sisi lokasi, wajar jika Pulau Misool masuk ke dalam pulau primadona. Pasalnya, salah satu pulau terbesar di Kepulauan Raja Ampat ini berada di perbatasan Laut Seram dan perairan lepas yang merupakan jalur lalu lintas hewan besar seperti paus. Selain itu, eksotimes Pulau Misool juga didukung dengan sederet pulau batu karang di sisi barat dan timur.

Keindahan Pulau Misool semakin menjadi-jadi karena pasir putih membentang di sepanjang bibir pantai, dikelilingi pohon khas hutan tropis dan mangrove yang tumbuh subur. Air laut berwarna turquoise semakin memanjakan mata ketika liburan ke tempat ini.

Pemandangan berbeda terlihat di dasar hutan mangrove. Air di sana menampakkan warna blue water mangrove yang di dalamnya hidup berbagai jenis iklan. Warna ini ditimbulkan karena akar-akar bakau bertemu dengan titik dimulainya terumbu karang tumbuh.

Bagi wisatawan yang hobi olahraga air seperti snorkeling maupun diving, menyambangi Pulau Misool merupakan pilihan tepat. Karena, pemandangan bawah laut pulau ini patut diacungi jempol lantaran masih terjaga. Terumbu karang tumbuh subur dihiasi ikan-ikan berwarna-warni.

Meski Pulau Misool sebagian tidak berpenghuni, tetapi ada peninggalan sejarah di sana. Bagi mereka pecinta wisata sejarah, mesti paham mengenai silsilah Kerajaan Misool yang kini masih ada benda-benda bersejarahnya. Oleh karena itu, wisata ke pulau satu ini memberikan banyak pengalaman seru.

Berwisata ke Pulau Misool tak perlu repot mencari spot foto menarik. Pasalnya, seluruh alam di pantai ini begitu menggoda. Belum lagi pemandangan bawah laut yang mempesona. Oleh sebabnya, jangan lupa membawa kamera under water sebelum pergi ke puau satu ini.

Salah satu lokasi yang paling diburu wisatawan ialah danau ubur-ubur. Di tempat ini wisatawan biasa berfoto dengan ubur-ubur yang tidak beracun. Pengalaman menarik bukan? Ketika bisa berenang dan berfoto bersama ubur-ubur.

Aktivitas lain yang bisa dilakukan di Pulau Misool ialah berlayar maupun bermain kayak. Aktivitas satu ini juga menjadi andalan para wisatawan.

Transportasi

Untuk bisa berwisata ke Pulau Misool, wisatawan bisa menggunakan pesawat ke Sorong. Dari sana hanya perlu menyeberang menggunkan kapal yang beroperasi setiap harinya. Berbagai jenis kapal pun disediakan, mulai dari ferry hingga speedboat. Tentunya harga dan lama jarak tempuh berbeda untuk setiap jenis kapalnya. Jika menumpangi ferry maka wisatawan bisa menghabiskan waktu 10 jam, berbeda dengan speedboat yang hanya 4 hingga 5 jam. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 200 ribu.

Penginapan

Libur ke Pulau Misool tak perlu khawatir. Karena sudah banyak penginapan yang ditawarkan warga sekitar, mulai dari homestay hingga resort. Untuk bermalam di home stay, wisatawan bisa mengeluarkan biaya ratusan ribu. Berbeda dengan resort yang mencaoau jutaan rupiah.

Makanan

Sama dengan wilayah Papua lainnya, papeda, kuah kuning dan ikan tude bakar menjadi makanan khas di Pulau Misool.

Waktu terbaik

Jalan-jalan ke Pulau Misool tak usah memikirkan kapan waktu terbaik. Karena pergi ke pulau ini bisa dilaksanakan kapan saja. Hanya saja jika ingin memilih suasana yang lebih sepi, datanglah saat off season, yakni rentang waktu Mei hingga September. Menurut traveler, di saat itu lah wisatawan yang mengunjungi pulau ini tidak terlalu banyak. Berbeda dengan pulau-pulau lainnya. (L-FAU / Foto: INDOWISATA  / Flickr)