Nov 16, 2017
1133

Tak hanya masyarakat Indonesia yang mengakui keindahan alam Kabupaten Kepulauan Raja Ampat, publik dunia pun tahu jika Raja Ampat punya wisata bahari yang tak tertandingi. Wajar, jika pada akhirnya kabupaten yang masuk dalam Provinsi Papua ini menjadi destinasi liburan yang diburu.

Keindahan wisata bahari Raja Ampat bisa terlihat dari warna warni karang dan ikan yang mendiami pantai dan lautannya. Bahkan, bagi mereka yang tidak bisa snorkeling maupun diving tetap bisa menikmati keindahan bawah lautnya. Pasalnya, cukup berdiri di atas dermaga, maka Anda sudah bisa menyaksikan gerak-gerik segerombolan ikan di antara terumbu karang. Pemandangan ini bisa disaksikan karena bening dan masih perawannya air laut di Raja Ampat.

Salah satu destinasi wisata bahari yang patut dikunjungi saat liburan ke Raja Ampat ialah Desa Saporkren. Desa ini memberikan pemandangan pesisir pantai yang indah dengan hamparan pasir putihnya. Anda bisa melaksanakan berbagai kegiatan di sana, mulai dari berjemur, bermain pasir atau sekadar duduk santai di bawah ayunan angin yang menghempaskan pohon-pohon kelapa.

Berenang maju sedikit dari bibir pantai, karang-karang mulai terlihat. Ikan-ikan kecil pun mulai nampak bergerombol. Warna-warninya begitu menawan. Bagi mereka yang tak bisa snorkeling, bisa melihat dengan menggunakan sampan penduduk sekitar. Cukup melihat dari atas sampan, pemandangan itu sudah bisa disaksikan.

Jika Anda pecinta snorkeling maupun diving, maka kedua aktivitas ini wajib dilakukan. Menyusuri laut Desa Saporkren merupakan keharusan. Karena akan lebih banyak jenis ikan, maupun karang yang bisa dilihat. Jangan lupa untuk membawa kamera under water. Jepretan-jepretan Anda berada di bawah laut Desa Saporkren dijamin bakalan bikin iri teman-teman.

Coba lah untuk lebih mendekat dengan gugusan karang maupun ikan di sana. Spot foto seperti ini pun menjadi yang favorit untuk dilakukan bagi mereka pecinta snorkeling maupun diving.

Cantiknya Desa Saporkren juga terlihat dari perbedaan air laut yang ada di bibir pantai dengan beberapa meter ke depannya. Di mana warna biru muda dan biru toska begitu terlihat. Airnya pun lebih hangat, sehingga tak perlu buru-buru naik ke atas apabila sudah mulai berenang, snorkeling maupun diving.

Eksotisme wisata bahari di Desa Saporkren semakin lengkap dengan keunikan aktivitas burung cendrawasih yang menjadi khas wilayah Papua. Di mana di desa itu Anda bisa melihat burung cendrawasih menari-nari. Tapi tidak mudah, karena Anda harus mengunjungi desa ini di pagi hari. Pasalnya, aktivitas menari burung cendrawasih hanya terjadi saat pagi. Aksi ini pun selalu menjadi tontonan para wisatawan yang menyambangi Desa Saporkren.

DESA SAPORKEN: Warna gradasi air laut biru muda dan biru toska lengkap dengan pasir putih menyambut wisatawan yang berkunjung ke Desa Saporken (Foto: PamandBillsExcellent / Flicker)

Untuk menyaksikan atraksi itu, ada dua pantangan yang harus diikuti. Anda diminta untuk tidak menggunakan parfum atau bebauan menyengat. Baik itu minya wangi atau jenis minyak lainnya. Selain itu, jalan perlahan. Keduanya bisa membuat cendrawasih kabur, bahkan bisa saja mereka tidak muncul ketika mencium bebauan yang asing baginya. Diketahui, cendrawasih memiliki indra penciuman yang tajam.

Akomodasi

Untuk datang ke Desa Saporken tak terlalu sulit. Anda bisa memulai penerbangan dan mendarat di Bandara Domine Eduard Osok. Dari sana, mulai lah perjalanan laut menuju Ibu Kota Raja Ampat. Selanjutnya, Anda bisa melanjutkan jalur darat selama 30 menit, atau kembali menggunakan jalur laut selama 20 menit.

Penginapan

Tak perlu khawatir untuk bermalam di tempat ini, beberapa home stay sudah siap melayani Anda. Penduduk sekitar pun begitu ramah. Anda bisa bercengkrama dengan mereka sembari melihat proses pembuatan berbagai macam kerajinan tangan. (L-FAU / Foto: Maruf Ode / Flickr)