Nov 15, 2017
249

Berwisata bagi sebagian besar masyarakat saat ini bisa menjadi penawar untuk melepas lelah dan penat dari aktivitas sehari-hari. Berbagai destinasi wisata pun ditawarkan beragam kepada penikmatnya. Seperti halnya destinasi wisata yang bermunculan dengan menawarkan keindahan alam dari ketinggian, Kabupaten Banyuwangi juga memiliki beberapa titik wisata baru yang menampilkan keindahan panorama alamnya dengan menampilkan pemandangan deretan pegunungan Raung.

Salah satunya adalah Bukit Mondoleko di Desa Sragi Kecamatan Songgon yang kini menjadi destinasi wisata baru di kawasan Banyuwangi. Berada di ketinggian dengan pemandangan seluas mata memandang, Bukit Mondoleko berhasil menarik minat wisatawan untuk singgah menikmati hamparan sawah nan hijau dengan pepohonan yang tinggi menjulang.

Bahkan, jika cuaca sedang cerah, pengunjung bisa menyaksikan deretan lima gunung, yakni Gunung Raung, Gunung Suket, Gunung Kendil, Gunung Meranti dan Gunung Merapi sebagai latar belakang pemandangan alam tersebut. Pada puncak Bukit Mondoleko ada gardu pandang yang dibuat secara swadaya oleh masyarakat berbentuk selayaknya dermaga dari bambu.

Dari gardu pandang yang menjorok di atas jurang inilah, pengunjung bisa merasakan sejuknya udara dari ketinggian dengan berbagai nuansa pemandangan yang menarik. Pun juga menjadi tempat swafoto bagi pengunjung yang ingin mengabadikan keindahan alam Bukit Mondoleko.

Meski begitu, pengunjung yang datang diminta untuk tetap waspada saat berada di gardu pandang, lantaran berada di atas jurang dan juga tidak bisa menampung banyak orang. Menurut pengelolanya, gardu pandang hanya bisa menampung maksimal lima orang saja.

GUNUNG RAUNG: Pemandangan Gunung Raung yang hijau dan sejuk menjadi daya tarik untuk wisatawan (Foto: Soft_light/ Shutterstock)

Bukit Mondoleko sendiri berada sekitar 1,5 kilometer di sebelah barat kantor desa setempat. Selain gardu pandang yang menjadi titik favorit pengunjung, juga ada tempat duduk alami dari batang pohon, ayunan berwarna-warni untuk menikmati suasana.

Selain dilengkapi dengan tempat untuk berfoto, Bukit Mondoleko juga menyediakan camping ground bagi pengunjung yang ingin bermalam menikmati sunrise di pagi hari dengan pemandangan lima gunung yang menjadi benteng bumi Blambangan Banyuwangi.

Tak hanya itu, ada juga goa peninggalan Jepang yang berada di sisi lain Bukit Mondoleko. Menurut cerita warga setempat goa tersebut bisa tembus hingga Pantai Grajagan, untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan pengelola setempat memagarinya agar pengunjung tidak memasukinya lebih jauh.

Pun di Bukit Mondoleko ada sebuah pohon beringin besar yang di bagian bawahnya terdapat kompleks pemakaman. Kompleks pemakaman ini dipercayai warga setempat sebagai makam sesepuh desa setempat yang kali pertama membuka lahan di wilayah tersebut.

Meski berjarak sekitar 34 kilometer dari Kota Banyuwangi, Bukit Mondoleko tetap diminati pengunjung. Untuk mencapai Bukit Mondoleko dari Kota Banyuwangi, wisatawan bisa menempuhnya dengan mengarahkan kendaraanya menuju Rogojampi.

Setelah memasuki kawasan Rogojampi kendaraan pengunjung diarahkan menuju Desa Sragi dengan mengikuti petunjuk yang ada hingga pertigaan dan mengambil arah menuju SD Sragi 1.

Kendaraan pengunjung pun bisa diparkir di kawasan tersebut. Untuk mencapai Bukit Mondoleko pengunjung harus berjalan kaki sekitar 10 menit dari areal parkir kendaraan. Jalur yang dilewati berupa areal persawahan warga, menyeberangi sungai dan juga menyusuri rindangnya hutan pinus.

Untuk memasuki areal wisata ini, pengunjung akan ditarik tiket masuk seharga Rp 2.500 yang sudah termasuk tarif parkir. Sedangkan untuk fasilitas wisata di Bukit Mondoleko, sudah dilengkapi dengan WC Umum, tempat ibadah dan juga parkir yang cukup serta warung penjaja makanan di sekitar lokasi wisata tersebut. (L-FAU / Foto: Jordan Adkins / Shutterstock)