Nov 16, 2017
1389

Banyuwangi selain memiliki banyak tempat wisata pantai yang indah, juga memiliki pesona alam yang tak kalah indahnya. Banyuwangi memiliki 3 Taman Nasional yang tak kalah eksotisnya, yakni Taman Nasional Alas Purwo, Taman Nasional Baluran, dan Taman Nasional Meru Betiri.

Taman Nasional Meru Betiri berada di Banyuwangi bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Letaknya di koordinat geografis 8 8°21’ - 8°34’ LS, 113°37’ - 113°58’ BT, dengan ketinggian 900 - 1.223 mdpl dan curah hujan rata-rata 2.300 mm/tahun. Meru Betiri menjadi taman nasional sejak tahun 1982, oleh Menteri Pertanian. Luasnya mencapai 58 ribu hektar dengan nama diambil dari nama gunung tertinggi di kawasan tersebut yaitu Gunung Betiri yang memiliki ketinggian 1.223 meter.

Dilihat secara administratif, Taman Nasional Meru Betiri terletak di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dan Kabupaten Jember. Taman Nasional ini disahkan dengan surat keputusan Menteri Kehutanan dengan SK No. 277/Kpts- VI/97. Untuk menuju Taman Nasional Meru Betiri, kita dapat mengaksesnya melalui Banyuwangi untuk bagian timur atau pun bisa melalui Kabupaten Jember untuk sebelah barat

Dari Banyuwangi menuju Jajag, lalu Pesanggaran. Dilanjutkan ke daerah Sungai Lembu, Kandangan, Sarongan, hingga Pantai Rajegwesi yang merupakan pintu gerbang taman nasional. Lalu menuju Sumbersuko dan Sukamade. Sukamade ini merupakan pantai yang terkenal sebagai tempat peneluran penyu di Banyuwangi.

Sementara kalau berangkat melalui Jember, dimulai dengan menuju daerah Ambulu,  Tempurejo, kemudian Curahnongko dan Andongrejo. Andongrejo ini merupaka lokasi gerbang taman nasional, dilanjtukan ke daerah Bande Alit. Bandealit juga merupakan wilayah pantai, di mana berlokasi sebuah perkebunan kecil di tengah hutan.

Di Taman Nasional Meru Betiri, kita akan menyaksikan hutan yang maish perawan dengan beraneka ragam satwa yang ada. Selain itu juga ada tempat wisata pantai Rajegwesi. Banyak pantai di sekitar Taman Nasional Meru Betiri yang masih perawan, karena memang tidak diperkenankan untuk sarana wisata yang permanen di sana. Sehingga keasrian dan keasliannya masih snagat terjaga.

Di sana juga ada beraneka ragam tumbuhan langka, misalnya Rafflesia Zollingeriana yang endemik di Pulau Jawa. Beberapa tumbuhan pantai yang dapat dijumpai di sana antara lain: bakau (Rhizophora sp.), api-api (Avicennia sp.), waru (Hibiscus tiliaceus), nyamplung (Calophyllum inophyllum), rengas (Gluta renghas), bungur (Lagerstroemia speciosa), pulai (Alstonia scholaris), benda (Artocarpus elasticus), Bruguiera sp., Sonneratia sp., Balanophora fungosa) dan beberapa jenis tumbuhan obat-obatan.

Berdasarkan penemuan pada tahun 2008 di daerah Bandealit (Kabupaten Jember) dan Sarongan (Kabupaten Banyuwangi), setidaknya ada 27 spesies anggrek di taman nasional ini. Untuk Fauna, Taman Nasional Meru Betiri ini memiliki satwa dilindungi yang terdiri dari mamalia, dan burung. 

Satwa tersebut di antaranya adalah banteng (Bos javanicus javanicus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), harimau Jawa (Panthera tigris sondaicus), macan tutul (Panthera pardus melas), ajag (Cuon alpinus javanicus), kucing hutan (Prionailurus bengalensis javanensis), rusa (Cervus timorensis russa), (Cervus unicolor), bajing terbang ekor merah (Iomys horsfieldii), merak (Pavo muticus), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu lekang/ridel (Lepidochelys olivacea), Accipiter trivirgatus, Falco moluccensis, Hieraaetus kienerii, Otus lempiji, Glaucidium castanopterum, elang Spizaetus alboniger.

Berapa harga masuk Taman Nasional Meru Betiri? Berdasarkan informasi yang dihimpun, jam buka Taman Nasional Meru Betiri dimulai dari jam 08.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Bagi anda yang ingin berlama-lama di sana, disarankan datang pagi agar bisa leluasa berjalan-jalan. Untuk harga tiketnya, dibedakan antara warga lokal dengan warga asing. Untuk warga lokal dikenakan biaya Rp 2.000 per orang. Sementara untuk warga asing, dikenakan biaya Rp 150.000 per orang. (L-FAU / Foto: IDGUIDES) / Flickr)